4. GOLONGAN KLORAMFENIKOL
Kloramfenikol diisolasi dari streptomyces
Venezuelae. Merupakan antibiotik dengan spektrum luas dan memiliki daya
anti mikroba yang kuat maka penggunaan obat ini meluas dengan cepat, ketika
diketahui bahwa obat ini dapat menimbulkan anemia aplastik yang fatal. Karena
toksisitasnya pengguanaan sistemik sebaiknya dicadangkan untuk infeksi berat
akibat meningitis dan abses otak. Bentuk tetes mata sangat bermanfaat untuk
konjuntivitis bakterial. Kloramfenikol merupakan kristal putih yang sangat
sulit larut dalam air dan rasanya sangat pahit,maka untuk anak-anak diberi
dalam bentuk esternya yang tidak pahit rasanya dan dibuat dalam bentuk
suspensi. Dalam tubuh bentuk ester akan diubah menjadi kloramfenikol aktif.
a. Mekanisme kerja dan aktivitas
Kloramfenikol bekerja dengan
menghambat sintesa protein kuman. Obat ini terikat pada ribosom subunit dan
menghambat enzim peptidil transferase sehingga ikatan peptida tidak terbentuk
pada proses sintesis protein kuman.
Efek toksis kloramfenikol pada sistem
hemopoetik sel mamalia diduga berhubungan dengan mekanisme kerja obat ini.
Kloramfenikol umumnya bersifat bakteriostatik. Pada konsentrasi tinggi
kloramfenikol kadang-kadang bersifat bakterisid terhadap kuman-kuman tertentu.
b. Efek samping
1)
Kerusakan
sumsum tulang belakang yang mengakibatkan pembuatan eritrosit terganggu
sehingga timbukl anemia aplastis.
2) Gangguan
gastrointestinal : mual, muntah dan diare.
3) Gangguan
neuron ; sakit kepala, neuritis optik dan neuritis perifer.
4) Pada bayi
atau bayi prematur dapat menyebabkan gray sindrome.
| Mual dan muntah |
c. Resistensi
Mekanisme resistensi terhadap
kloramfenikol terjadi melalui inaktivasi obat oleh asetil transferase yang
diperantai oleh faktor-R. Resistensi terhadap proteus dan klebsiella terjadi
karena perubahan permeabilitas membran yang mengurangi masuknya obat ke dalam
sel bakteri
d. Penggunaan
Kloramfenikol merupakan drug of
choice : obat pilihan untuk thypus abdominalis dan infeksi parah meningitis,
pneumonia. Sebaiknya tidak diberikan pada bayi prematur untuk menghindari gray
sindrome karena enzim perombakan dihati bayi belum aktif, ibu hamil dan
menyusui. Derivat kloramfenikol adalah tiamfenikol, dipakai sebagai
kloramfenikol karena dianggap lebih aman.
| obat thypus |
| Thypus |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar